SETIAP TIGA MENIT SATU ORANG ALAMI KEBUTAAN
Setiap tiga menit satu warga masyarakat Indonesia mengalami kebutaan akibat katarak. Karena itu perlu upaya luar biasa untuk menanaggulangi gangguan penglihatan terssebut, sebagaimana diwujudkan dalam gerakan Matahati Peduli Kesehatan Mata Kompas Gramedia.
Ketua Pelaksana Matahati, Wandi S Brata, mengatakan pihaknya bekerjasama dengan Yayasan Lion Club, Guo Ji Ri Bao dan Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia sebagai pelaksana operasi. Dana yang dihimpun dari masyarakat sebesar Rp 652 juta berasal dari 2.813 penyumbang.
Pada gelombang pertama telah dilakukan operasi katarak di 51 lokasi rumah sakit atau puskesmas di 43 kota di 17 provinsi di Indonesia. Sebanyak 5.175 penderita katarak telah berhasil dioperasi.
Selain operasi katarak gratis, berbagai kegiatan yang telah dilakukan antara lain menyebar informasi kesehatan mata melalui media cetak (Kompas,The Jakarta Jost dan Guo Ji Ri Bao), media elektronik (kompas.com,televisi, dan radio). Seminar kesehatan mata, pameran kesehatan mata, dan pemeriksaan mata gratis. Menurut WHO, saat ini ada 161 juta penduduk dunia mengalami gangguan penglihatan, meliputi 37 juta buta lokal dan 124 juta rabun atau mengalami gangguan pengluhatan. Kebutaan di Indonesia merupakan yang tertinggi di Asia yakni 1,5 persen dari penduduk atau sekitar 4 juta jiwa meliputi orang dewasa dan anak-anak.
Sekitar 80 persen kebutaan itu dapat dicegah atau disembuhkan. Tragisnya, kebanyakan dari mereka tergolong tidak mampu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar